Hanya dengan melihatmu sejenak. Tetesan air mata ini sudah tak terbendung...
Menetes tanpa kendali hingga menjadi derai yg tak sanggup ku hentikan...
Aku tak tau setiap melihatmu. Aku seringkali melihat kepergian yang sangat aku takutkan akan kau lakukan. Kelemahan kekuranganku selalu memaksaku untuk ketakutan dalam satu alasan...
Kehilanganmu adalah satu paket yang tak terpisahkan saat aku bertemu denganmu...
Tak akan bisa di pisahkan. Hanya waktu. Cepat atau lambat...
Aku tak bisa menghilangkan apa yang akan aku tangisi saat aku kehilanganmu. Mungkin kau mulai muak dengan aku yang selalu mengatakan tentang perpisahaan tentang kepergian yang mengintai hubungan ini setiap detiknya. Mungkin kau ingin mengatakan bahwa kau tak akan pergi. Aku sendiri bisa melihatnya jelas dari matamu...
Tapi aku benar-benar takut kehilanganmu. Sampai sekarang aku masi belum tau apa yang harus aku lakukan jika saat itu terjadi...
Karna sekarang. Hanya Allah yang tau apa yang akan terjadi pada hubungan kita ini...
Hanya Beliau yang akan memperhatikan perasaan yang tumbuh dalam hati kita. Hak prerogatif Allah memilih apakah kasih Allah untuk kita mempertahankan hubungan atau membiarkan kita. Khususnya aku jatuh terhempas. Hancur dan sekali lagi tertatih menyusun sesuatu yang hancur karena hempasan. Karena hempasan kamu yang bukan jodohku dan hempasan bahwa Allah tak menyetujui kita...
Mas aku sayang sama kamu.
Kita sangat amat dekat dengan perpisahan.
Aku terlalu takut hingga mencoba memikirkan apa yang bisa membuat perpisahan itu tak terjadi paling tidak tidak terlalu sakit jika harus terjadi...
Perpisahan bisa saja datang bahkan saat tangan kita saling menggenggam. Tubuh kita saling memeluk dan hati kita di penuhi perasaan nyaman serta terlukis senyum tipis dari bibir kita...
Hingga pernah aku berfikir untuk "menunda" sedikit lebih lama perasaan ini. Lukisan kenangan kita sekarang...
Tidak bertemu untuk beberapa waktu. Merasakan betapa saling membutuhkan kita. Betapa sakitnya saat kita dipisahkan oleh keputusan kita.
Tapi sebelum selesai aku memikirkannya. Pikiranku sudah di penuhi dengan bayangan perempuan lain yang jauh lebih menarik saat aku tak ada...
Apa yang akan aku lakukan saat itu terjadi.
Sebenarnya tidak apa. Karena aku akan tau sadar bahwa ada orang yang tidak mengharapkanku pergi. Tapi bukan itu yang akan aku rasakan. Aku pikirkan saat itu...
Aku hanya akan bisa menangis.
Jangan. Jangan lakukan itu...
Tolong aku.
Jumat, 12 Juli 2013
Aku hanyalah aku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar